Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2021

SUDUT-SUDUT BERELASI

Salsa Kurnia Putri X IPS 2 (23) Sudut-sudut berelasi Sudut berelasi adalah perluasan definisi dasar ilmu trigonometri tentang kesebangunan pada segitiga siku-siku yang memenuhi untuk sudut kuadran 1 atau sudut lancip (0 - 90°). Rumus sudut berelasi Dengan memakai sudut-sudut relasi, kita mampu menghitung nilai perbandingan pada trigonometri untuk sudut pada kuadran lainnya, bahkan untuk sudut yang lebih dari 360°, termasuk juga sudut negatif. • Rumus Sudut Berelasi Berkuadran I Sudut – sudut kuadran I ini dihasilkan dari α lancip, maka (90° − α) menghasilkan sudut – sudut kuadran I. Di dalam teori trigonometri, relasi sudut – sudut berelasi in dapat dinyatakan sebagai berikut : sin (90° − α) = cos α cos (90° − α) = sin α tan (90° − α) = cot α • Sudut Berelasi Kuadran II Untuk sudut – sudut berelasi kuadran II trigonometri ini dihasilkan oleh α lancip, maka (90° + α) dan (180° − α), relasi sudut-sudut ini dapat dinyatakan dengan sebagai berikut : sin (90° + α) = cos α cos (90° + α) = -s...

Soal pilihan ganda yang kontekstual tentang perbandingan trigonometri pada segitiga siku-siku

Gambar
Salsa Kurnia Putri X IPS 2 1. Besar sudut 3/4π rad sama dengan...     A. 75°          C. 135°          E. 270°     B. 105°        D. 210°     Pembahasan:     3/4π rad = 3/4 × 180°                     = 3 × 45° = 135°      Jadi, besar sudut 3/4π rad sama dengan      135° (C.) 2. Besar sudut yang sesuai dengan gambar di      bawah adalah...          A. 30°           C. 300°            E. 390°     B. 60°           D. 330°     Pembahasan:     Sudut yang terbentuk searah dengan jarum      jam, sehingga tandanya negatif, yakni -30°.      Karena satu putaran sama dengan 360°,      maka -30° sam...

PERBANDINGAN TRIGONOMETRI PADA SEGITIGA SIKU-SIKU

Gambar
Nama: Salsa Kurnia Putri Kelas: X IPS 2 Absen: 23 Mapel: MATEMATIKA WAJIB 1. Perbandingan Trigonometri dari suatu sudut pada segitiga siku-siku Segitiga siku-siku yaitu segitiga dengan salah satu sudutnya adalah 90^{o}. Dalam segitiga siku-siku terdapat sisi miring yang disebut hipotenusa. Kuadrat hipotenusa yaitu jumlah dari kuadrat dua sisi lainnya. Secara sistematis, teorema Pythagoras dapat dinyatakan sebagai berikut.      a² + b² = c² dengan a dan b adalah sisi siku-siku dan c adalah sisi miringnya. Untuk lebih jelasnya maka perhatikan gambar berikut. • Perbandingan Sinus (sin), Cosinus (cos), Tangen (tan), Cosecan (scs), Secan (sec), dan Cotangen (cot). Untuk mengetahui rasio trigonometri, kita menggunakan segitiga siku-siku. Untuk itu kita harus mengetahui letak sisi depan, sisi samping dan sisi miring. • Sisi miring adalah sisi di depan sudut siku-siku. • Sisi depan adalah sisi di depan sudut a. • Sisi samping adalah sisi siku-siku lainnya. Setelah men...

PENGUKURAN SUDUT

Nama: Salsa Kurnia Putri Kelas: X IPS 2 Absen: 23 Mapel: MATEMATIKA WAJIB Pengukuran sudut adalah membagi satu lingkaran penuh dengan satuan tertentu. Ada tiga pengukuran yang masih banyak digunakan sampai saat ini yaitu : derajat, grad, dan radian. Tetapi yang paling umum dipakai adalah derajat dan radian. 1. Ukuran Derajat Ukuran derajat adalah ukuran yang dapat dibentuk pada bidang datar dengan satuan (°) menggambarkan 1/360 dari putaran penuh. Pada pengukuran sudut dengan derajat (o), satu lingkaran penuh adalah 360o. Seperempat lingkaran atau sudut siku-siku besarnya 90o, sedangkan sudut lurus adalah 180o. Ada juga suku yang lebih kecil dari pada derajat, yaitu menit (') , detik (") . Hubungan dari kedua ukuran tersebut adalah: 1 derajat = 60 menit atau 1° = 60' 1 menit = 60 detik atau 1' = 60" Arah sudut menggunakan arah berlawanan jarum jam bernilai positif dan searah jarum jam bernilai negatif. Tahukah Anda, mengapa ukuran sudut ini digunakan? Karena sang...